Apa ada pertanyaan? Hubungi kami segera
Free Shipping on orders over US$39.99 How to make these links

Jenis-Jenis Topi yang Harus Mercholic Ketahui

Jenis-Jenis Topi yang Harus Mercholic Ketahui

Topi tidak hanya berguna untuk melindungi kamu dari panas matahari, angin, atau hujan saja, namun juga dapat memberikan sentuhan ekstra untuk penampilan.

Oleh karena itu, topi pun diciptakan dengan beragam macam bentuk dan beberapa memiliki fungsi yang berbeda-beda. Mari kita tengok jenis-jenis topi apa saja yang perlu Mercholic ketahui.

1. Visor cap

Visor cap hanya akan melindungi bagian wajah dari sinar matahari. Topi ini memiliki desain bagian atas yang terbuka, dan bagian belakang yang biasanya dirancang menggunakan karet atau velcro sehingga dapat disesuaikan dengan ukuran kepala Mercholic.

2. Boater

Topi ini hadir pada awal abad ke-20, biasanya dikenakan saat musim panas. Boater biasanya terbuat dari   jerami dan memiliki mahkota yang datar.

Topi ini dipakai oleh pendayung gondola di kota Venesia. Pada zaman dahulu  boater dipakai untuk acara semi formal dipadukan dengan mengenakan setelah blazer.

3. Breton hat

Adalah topi wanita dengan mahkota bundar dan pinggiran dalam yang terbalik ke atas sepanjang jalan, memperlihatkan wajah. Terkadang topi ini memiliki mahkota berkubah. Breton hat biasanya dipakai miring ke belakang kepala.

Topi ini populer di tahun 1960-an yang membuat pemakainya terlihat fashionable.

4. Cowboy hat

Cowboy hat adalah aksesori yang merupakan ciri khas para peternak di bagian barat dan selatan Amerika Serikat.  Pada awalnya, topi ini sesuai dengan fungsinya melindungi para koboi dari sengatan sinar matahari dan terpaan hujan. Bahkan dalam beberapa film, topi koboi selalu digunakan untuk membantu mengipas api unggun.

Sekarang, kebanyakan orang memakai topi ini sebagai nilai estetika dan bagian dari gaya hidup.

5. Beret

Aksesori kepala ini dirancang dengan material yang tidak kaku, modelnya datar, dan biasanya terbuat dari bahan wol atau katun. Topi beret awalnya muncul di Perancis dan Spanyol, sehingga sampai saat ini masih sering diasosiasikan dengan negara tersebut.

6. Flat cap

Aksesori kepala berikut berasal dari Inggris dan Irlandia.Topi ini dirancang dengan model bundar dan memiliki bagian brim kecil di depan yang kaku. Material yang biasa dipakai untuk membuat topi ini adalah wol, katun, dan tweed.

7. Fedora

Sekitar  tahun 1880, fedora menjadi tren di Amerika dan Eropa. Bentuknya fleksibel, biasanya ada tambahan pita di sekeliling bagian mahkota.

Topi ini semakin populer bersamaan dengan munculnya teater di kota-kota Amerika dan Eropa. Topi ini tak hanya populer dikenakan oleh para pria namun juga wanita. 

8. Straw Hat

Topi ini dibuat dengan teknik anyaman menggunakan material yang bermacam-macam mulai dari jerami hingga bahan sintetis.

Straw hat biasanya dikenakan untuk melindungi sinar matahari namun juga biasa dipakai untuk mengelevasi penampilan hingga dikenakan sebagai bagian dari seragam.

9. Baseball Hat

Topi ini awalnya dikenakan oleh anggota tim olahraga baseball dan biasanya hadir dengan logo tim di bagian depan topi. Penutup kepala yang satu ini memiliki desain yang tidak kaku di bagian atas kepala dan brim yang kuat di depan untuk melindungi wajah dari sinar matahari.

Baseball kini hadir dengan berbagai desain tidak hanya dipakai untuk berolahraga.

10. Newsboy Cap

Newsboy Cap memiliki brim kuat dan kaku di bagian depan.  Topi ini bergaya kasual yang bentuknya mirip dengan flat cap.  Namun topi ini dirancang dengan bagian atas yang bervolume dan terdapat sebuah kancing di atas topi.

Topi ini digemari para pekerja kasar, terutama laki-laki, di perkotaan Amerika dan negara industri Eropa sekira 1910-1920.

11. Fascinator

Aksesori kepala ini biasanya dikenakan oleh wanita untuk menghadiri sebuah acara formal. Detail dekoratif di atas kepala biasanya dibuat dari material ringan yang kemudian diaplikasikan pada jepit atau ditempel pada sebuah bando.

12. Wide-Brimmed Hat

Topi ini desainnya mirip dengan fedora namun area brim pada topi ini lebih lebar. Wide-brimmed hat yang memiliki material brim lebih lunak sehingga memiliki efek bergelombang dan detail tali menyerupai pita di bagian atas biasanya disebut floppy hat.

13. Beanie

Aksesori kepala ini biasanya dibuat dengan teknik rajut bermaterial wol dan dikenakan kala cuaca dingin untuk menghangatkan area kepala dan telinga. Beanie saat ini tidak hanya sekedar kebutuhan namun sudah menjadi tren mode dan  hadir dengan material berbeda-beda seperti katun dan masih banyak lagi.

14. Bucket Hat

Topi ini bermodel lebar dengan brim yang melingkar, tidak kaku, dan menghadap ke bawah. Bucket hat biasanya dirancang dengan material yang cukup tebal seperti katun, denim, canvas, tweed dan masih banyak lagi. Kemudian dilengkapi dengan ornamen metal berlubang di bagian atas untuk sirkulasi udara.

15. Panama Hat

Topi ini berasal dari Ekuador yang awalnya terbuat dari anyaman daun dari pohon sejenis palem. Topi panama hadir dengan warna yang terang seperti putih atau krem, ringan, dan tidak terasa panas kala dikenakan.

Saat ini panama hat biasanya juga dikenakan kala musim panas dan dipadukan bersama busana seperti setelan jas bermaterial linen atau sutra.

Itulah berbagai jenis topi yang perlu Mercholic ketahui. Pandemi corona yang saat ini sedang mewabah tentunya membuat kita membutuhkan alat pelindung saat pergi keluar rumah. Topi dapat menjadi salah satu solusinya.

Merchandiso menyediakan topi droplet blocker hat yang tersedia untuk dewasa dan anak-anak degan model baseball cap dan bucket hat. Dan tentunya, sebagai souvenir, topi ini dapat diberikan logo perusahaan sebagai sarana promosi. Menarik bukan?

Informasi dan pemesanan Mercholic dapat menghubungi customer service Merchandiso. Salam sehat untuk kita semua..!